Bayi Jatuh Dari Tempat Tidur Posisi Tengkurap

Bayi Jatuh Dari Tempat Tidur Posisi Tengkurap



Seringkali orangtua panik saat bayinya terjatuh dari tempat tidur. Saat si kecil terjatuh, kalian bisa memberikan pertolongan pertama ketika bayi jatuh berikut ini.

Melihat perkembangan bayi yg semakin menakjubkan tentu saja membawa kebahagiaan tersendiri untuk semua orangtua. Perkembangan bayi sampai usia batita yg semakin pesat bukan hanya membuat orangtua gembira tapi juga akan terasa lebih merepotkan & melelahkan.

Bayi Jatuh Dari Tempat Tidur

Tugas jadi orangtua akan makin bertambah. Pada masa ini pengawasan kepada si kecil harus dilakukan dengan intens ketimbang saat mereka baru lahir karena biasanya bayi baru lahir menggunakan waktunya untuk tidur lelap dalam waktu yg cukup lama.

Bahaya Bayi Terjatuh dari Tempat Tidur

Kerusakan Tengkorak
Jika bayi terjatuh di atas ketinggian minimal 50 centimeter, maka resiko yg akan terjadi yaitu tengkorak kepala bayi mengalami kerusakan, bisa retak atau bentuk tengkorak yg berubah.

Terganggunya Syaraf Pusat
Resiko fatal lainnya yg bisa dialami bayi ketika terjatuh di tempat tidur yakni mengalami kerusakan pada syaraf pusatnya. Syaraf pusat yg ada di otak, jika syaraf pusat terganggu maka akan mempengaruhi syaraf yg berpusat padanya.

Terganggunya Penglihatan
Keadaan ini bisa terjadi jika bayi yg terjatuh mengalami masalah di syaraf pusatnya. Dimana salah satu syaraf yg berpusat pada otak yaitu syaraf mata.

Masalah Pendengaran
Satu dari beberapa syaraf yg dibawahi oleh syaraf pusat yakni saraf pendengaran. Ketika syaraf pusat bermasalah maka bayi bisa mengalami gangguan pendengaran.

Kejang
Tanda bahaya yg harus diwaspadai saat bayi terjatuh dari tempat tidurnya adalah kejang-kejang. Kejang yg dialami bayi menjadi pertanda adanya masalah di syaraf pusat. Bawa bayi ke dokter jika mengalami kejang-kejang setelah jatuh dari tempat tidurnya.

Gegar Otak
Bayi yg terjatuh dari tempat tidurnya rawan mengalami gegar otak.

Penggumpalan Darah
Penggumpalan darah adalah salah satu resiko yg harus diwaspadai. Terjadinya penggumpalan darah sesudah terjatuh sering tidak disadari. Selain bayi, sebetulnya orang dewasa juga bisa mengalaminya. Penggumpalan darah terjadi jika benturan yg terjadi pada kepala menyebabkan pembekuan darah di pembuluh darah. Darah yg membeku bisa mengakibatkan terhambatnya aliran darah. Ketika aliran darah di otak terhambat maka akibatnya beraneka macam masalah di otak bisa terjadi.

Cedera
Jatuh dari atas tempat tidur bisa memicu terjadinya cedera. Cedera bisa dialami bayi dari cedera ringan hingga cedera berat.

Kematian
Dampak yg paling fatal saat bayi terjatuh dari tempat tidur adalah bisa menyebabkan kematian. Dimana kematian pada bayi bisa dipicu karena berbagai hal seperti gegar otak berat yg tidak segera ditangani atau penggumpalan darah yg terlambat diketahui.

Pertolongan Pertama Ketika Bayi Jatuh Dari Tempat Tidur

Pertolongan pertama ketika bayi jatuh bisa kalian lakukan seperti berikut dibawah ini:

Ketika kalian melihat si kecil terjatuh dari ranjangnya, maka kalian bisa segera mengangkatnya, lalu gendong si kecil & tenangkan. Ketika terjatuh umumnya bayi akan menangis & dia akan berhenti menangis ketika didekap & ditimang-timang.
Kalian bisa memeriksa keadaan tubuh bayi secara teliti. Perhatikan bagian tubuh mana yg terbentur, apakah kepala, wajah ataukah bagian tubuh yg lainnya. Jika ada benjolan kalian bisa mengompresnya dengan menggunakan es. Jika ada luka yg menyebabkan perdarahan, maka kalian bisa menekan lukanya dengan menggunakan kapas bersih selama -+ 10 menit. Tapi, jika pendarahan tetap tidak berhenti, segara bawa si kecil menuju ke dokter agar mendapatkan penanganan yg lebih lanjut.
Apabila tidak ada luka di tubuh si kecil & dia sudah merasa tenang, kalian bisa memberikannya ASI. Setelah mendapatkan ASI umumnya si kecil akan langsung tertidur.

Perhatikan Kondisi Bayi Untuk Memastikan Tanda Bahaya
Jika si kecil sudah tenang, maka kalian bisa melakukan pengamatan lebih jauh dengan melakukan pemeriksaan seperti berikut dibawah ini:

Amati Bagian Tubuh yang Terbentur & Kronologi Kejadian
Ketika si kecil terjatuh perhatikan ketinggian tempat tidurnya. Perhatikan juga apakah si kecil membentur benda lain yg ada disekitarnya atau tidak. Selain itu, perhatikan juga posisi si kecil saat terjatuh, apakah telungkup, tengkurap & amati bagian tubuh mana yg mengalami benturan.

Periksa Bagian Kepala, Tangan & Kaki
Cobalah untuk menggerakan tangan bayi kalian, baik ke atas, ke depan, samping & rentangkan. Jika si kecil menangis saat digerakan tangannya, kalian bisa memeriksa bagian mana yg menimbulkan lebam-lebam. Lakukan langkah yg sama ke bagian kakinya.

Untuk bagian kepala, kalian bisa menengokannya ke samping kanan ataupun ke samping kiri. Dekatkan dengan perlahan dagu bayi ke dadanya. Jika dia menangis maka kemungkinan ada bagian yg dia rasa sakit. Jika ada keluhan, baik memar ataupun benjolan kalian bisa mencatatnya sebagai data ketika si kecil dibawa ke dokter.

Perhatikan Benjolan yang ada di Kepala
Periksa & raba kepala bayi kalian untuk memastikan benjolan atau keadaan lainnya di kepala. Jika di ubun-ubun terasa ada benjolan, maka keadaan itu kemungkinan dikarenakan akibat terjadi peningkatan dalam otak, yg disebabkan oleh pendarahan atau edema otak. Jika keadaan tersebut terjadi, kalian harus segera membawa si kecil ke dokter. Apalagi jika ada benjolan di kepalanya, khususnya did aerah samping kepala atau temporal. Jika di daerah itu ada retak tulang, maka akan mengakibatkan pembuluh darah di dinding tulang kepala robek, yg pada akhirnya akan menyebabkan pendarahan.

Amati Fungsi Penglihatan
Untuk mengamati fungsi penglihatan, kalian bisa memanfaatkan senter. Lalu lakukan langkah seperti berikut dibawah ini:

Arahkan senter ke mata bayi kalian. Jika mata bayi merespon senter dengan cara menutup mata, berkedip ataupun kaget artinya tidak ada penglihatannya yg terganggu.
Jika bayi mengikuti gerakan dari senter, maka itu artinya penglihatan bayi baik baik saja.
Kalau pupil mata kanan & kiri bayi ukurannya tidak sama, walau tidak sama kecil ataupun tidak sama besar, maka kalian bisa segera membawanya ke dokter untuk dilakukan pemeriksaan lebih jauh.

Cek Kesadaran Bayi
Penting untuk mengecek kesadaran anak 2-3 jam ke depannya. Jika kalian mendapati bayi tidak sadarkan diri, maka kalian bisa secepatnya membawa pergi ke dokter.

Tips Mencegah Bayi Terjatuh Dari Tempat Tidur

Bila bayi sudah bisa merangkak, maka ada baiknya jangan menggunakan ranjang. Sebagai penggantinya orangtua hanya menggunakan kasur untuk tidur. Itu dilakukan sebagai langkah agar menghindari bayi terjatuh dari tempat tidur.
Dan jika bayi sudah bisa merangkak, maka pemakaian box bayi bisa dihindari. Walaupun box bayi dilengkapi dengan kunci, namun dia bisa merangkak naik ke atas & membuatnya terjatuh.
Penting untuk orangtua agar selalu mengawasi bayi. Apalagi jika bayi sudah tengkurap ataupun merangkak.
Untuk keamanan bayi, kalian bisa memasang kasur tipis dibawah tempat tidurnya.

Share this: