Bengkak Di Leher Pada Anak

Bengkak Di Leher Pada Anak



Pembengkakan leher dapat terjadi karena adanya benjolan atau massa di leher. Gangguan tersebut bisa dikarenakan oleh berbagai kondisi, kebanyakan bukanlah kondisi yg sangat membahayakan kesehatan. Tapi, ada juga kasus dimana benjolan pada leher adalah pertanda dari adanya gangguan yg lebih serius, seperti massa yg ganas atau infeksi. Oleh karena itu, pertumbuhan yg tidak normal atau pembengkakan di leher harus dievaluasi oleh ahli medis, apalagi jika penyebabnya belum jelas.

Pembengkakan di leher bisa terjadi dalam berbagai bentuk. Beberapa benjolan di leher bersifat keras, mudah ditemukan, tapi ada juga benjolan lain yg lunak & kelihatannya bergerak ketika disentuh. Beberapa benjolan terletak diatas kulit, seperti jerawat atau kista sebasea, dan benjolan lain tumbuh di bawah kulit. Letak benjolan adalah petunjuk yg penting untuk mengetahui penyebab benjolan, tapi dokter biasanya akan melakukan beberapa tes agar mengetahui penyebab pembengkakan karena adanya banyak jaringan & otot yg penting di leher. Bukan hanya itu, banyak juga dari jaringan & otot tersebut yg berperan penting untuk tubuh.

Penyebab Pembengkakan Leher

Pembengkakan leher sering dikarenakan oleh kelainan pada struktur leher, seperti:

Windpipe, atau juga dikenal sebagai trakea
Kelenjar tiroid, sebuah organ yg berbentuk seperti kupu-kupu & terletak tepat dibawah jakun
Kotak suara, atau juga dikenal sebagai laring
Kelenjar air liur, atau parotid
Kelenjar paratiroid, empat kelenjar di dekat kelenjar tiroid yg ukurannya lebih kecil
Brachial plexus

Semata-mata, ada banyak kasus pembengkakan leher yg berkaitan dengan membesarnya nodus limfa, yg bisa dikarenakan oleh banyak faktor atau kondisi. Pembengkakan nodus limfa bisa terjadi ketika tubuh sedang melawan infeksi virus ataupun bakteri yg ringan. Namun, nodus limfa juga bisa membesar karena kanker, gangguan tiroid & penyakit autoimun. Jika leher mengalami pembengkakan yg berupa gumpalan jaringan yg lunak, maka hal itu bisa menandai adanya:

Lipoma
Sarkoma
Neuroma
Hemangioma

Jika pembengkakan dikarenakan oleh bantalan lemak, hal tersebut bisa menunjukkan:

Sindrom Cushing
Obesitas

Pembengkakan kelenjar bisa menjadi pertanda akan adanya:

Hipertiroidisme
Gondok Multinodular
Tiroiditis
Batu pada saluran air liur
Penyakit Grave
Gondong

Benjolan di leher juga bisa berupa kista, misalnya:

Sisa dari saluran tiroglosus – Biasanya bisa ditemukan di atas tulang rawan tiroid & bisa terlihat menghilang, terutama ketika pasien menelan & berpindah saat lidah dijulurkan
Kista dermoid – Biasanya tumbuh dibagian sternal notch
Kista sebasea – Kista lokal di kulit yg tumbuh akibat folikel yg tersumbat

Pembengkakan leher yg dikarenakan oleh bakteri meliputi:

Tonsilitis
Tuberkulosis
Sakit tenggorokan akibat streptococcus
Faringitis akibat bakteri
Penyakit cakar kucing
Abses pada tonsil
Mycobacterium

Virus yg bisa menyebabkan pembengkakan leher diantaranya adalah:

Human papillomavirus
Rubella atau campak Jerman
HIV/AIDS
Herpes
Faringitis akibat virus

Jika ada pembengkakan di leher yg terlihat tidak wajar, kalian bisa melakukan pemeriksaan sendiri dengan menggunakan jari kalian untuk menekan leher & memutar atau mendorong benjolan secara perlahan. Tapi, sebaiknya leher yg bengkak diperiksa oleh ahli medis.

Untuk anak, benjolan di leher biasanya dikarenakan oleh infeksi ringan yg bisa disembuhkan dengan mudah; benjolan biasanya menghilang setelah infeksi sembuh. Untuk pasien dewasa, sebagian besar pembengkakan leher dikarenakan oleh benjolan yg jinak. Walaupun ada kemungkinan benjolan tersebut dikarenakan oleh kanker, tapi kemungkinan ini bergantung dari usia, kebiasaan & gaya hidup seseorang. Benjolan yg ganas lebih berisiko terjadi pada pasien yg berusia di atas 40 tahun dan perokok serta orang yg sering minum minuman keras.

Untuk mendiagnosis benjolan di leher, dokter akan melakukan mengevaluasi langsung untuk mengetahui jenis benjolan, yg bisa berupa:

Pembengkakan bilateral di leher
Massa di bagian lateral leher
Massa di garis tengah leher
Massa di bagian unilateral leher
Penimbunan cairan di leher

Dokter yg memeriksa benjolan di leher juga akan mencari gejala lain. Gabungan dari gejala berikut bisa membantu mengetahui penyebab dari membengkaknya leher.

Penurunan berat badan
Berkeringat saat malam hari
Detak jantung yang sangat cepat
Kesulitan bernapas atau saluran pernapasan yg tersumbat
Darah di air liur
Rawan terkena infeksi
Mulut terasa nyeri
Suara yg serak (bisa terjadi jika leher atau pita suara mengalami cedera)
Infeksi telinga atau nyeri di telinga (terutama yg sangat menyakitkan & berulang)
Perubahan pada kulit yg terlihat dengan jelas
Tremor
Kesulitan menelan ataupun adanya tekanan di kerongkongan
Darah di ingus
Ulkus di lidah
Thrush
Sakit tenggorokan

Share this: