Makin banyak saja orang yg menggunakan behel. Ada yg sekadar mengikuti tren, ada yg memang berkeinginan buat merapikan gigi dengan menggunakan behel. Bahkan, ada juga yg menggunakan behel palsu alias aksesori yg banyak dijual di mal-mal. Bagi yg sedang berencana menggunakan behel untuk tujuan gaya-gayaan, kami sarankan lebih baik tidak usah. Selain sakit, kalian juga harus mengeluarkan banyak uang. Sayang kan. Akan lebih mulia jika uangnya disumbangkan.
Behel Gigi
Hal yg paling penting sebelum memasang behel selain uang ialah kesiapan mental. Jangan sampai terjadi di tengah-tengah perawatan, kawat giginya dicopot akibat merasa tersiksa, tidak nyaman, terlalu lama sehingga tidak betah, ataupun alasan lainnya. Banyaklah bertanya pada teman yg sudah menggunakan behel supaya keputusan yg diambil nanti benar-benar bulat.
Orang yg harus didatangi jika mau memasang kawat gigi yaitu dokter spesialis ortodontis, bukan dokter gigi. Sebab memang harus diserahkan pada ahlinya.
Harga Behel Gigi
Mengenai biaya, silahkan hubungi dokternya langsung. Mungkin dapat ditanyakan lewat telepon. Tapi setahu saya, ada 2 macam behel yg sering ditawarkan, yaitu yg biasa & behel bersistem damon. Harga behel biasa bekisar 7 jutaan, separuh dari harga behel damon. Pembayarannya ada yg bisa diangsur sampai sepuluh kali, namun pembayaran pertama harus 50%. Ukuran dari behel damon lebih kecil. Kabarnya sih lebih bagus behel damon, lebih cepat perawatannya & mengurangi kemungkinan dicabutnya gigi. Kontrol ke dokter juga cukup 2 bulan sekali, sedangkan behel biasa harus 1 bulan sekali. Biaya setiap kali kontrol kurang lebih 150-350 ribu rupiah.
Berapa Lama Merapikan Gigi Dengan Behel
Lama perawatan menggunakan kawat gigi beragam, tergantung dari tingkat keparahan posisi gigi. Semakin parah, semakin lama. Ada yg hanya 1,5 tahun, tapi pernah saya baca ada juga yg sampai 4 tahun. Kata dokter, sebaiknya pemasangan itu dilakukan saat remaja sebab prosesnya bisa lebih cepat. Tapi, yg berusia 30 atau 40 tahun masih bisa juga.
Sebelum memulai perawatan, biasanya kalian disuruh rontgen panoramic dulu (biaya sekitar Rp100.000), kemudian dibuatkan cetakan giginya (biaya sekitar 200 ribu) & dibersihkan giginya (bayar juga, tergantung dari tingkat kekotoran gigi, sekitar 200-300 ribu). Kalau ada yg berlubang, ditambal dulu (bayar juga). Ada pula yg harga semuanya itu sudah 1 paket dengan biaya pemasangan behel.
Tak semua kasus pemasangan behel harus dicabut. Biasanya yg pakai damon, giginya tak perlu dicabut. Tetapi hal itu juga tergantung pada besar kecilnya rahang dan ukuran gigi yg dimiliki, juga mempertimbangkan wajah si pengguna behel. Jika rahangnya sempit dan giginya besar-besar, maka biasanya harus dicabut 4 gigi: 2 atas & 2 bawah, yaitu gigi-gigi di belakang taring. Jika tonggosnya lumayan parah atau giginya terlalu besar, bisa 8 gigi yg dicabut. Kata dokter, pencabutan gigi harus pada gigi yg berpasangan atas & bawah supaya fungsi menggigit bisa sempurna. Bila hanya gigi bawah yg dicabut, gusi bagian atas akan turun karena tak ada pijakannya di bawah.
Minggu-minggu pertama menggunakan behel adalah masa penderitaan. Walaupun diberi obat antinyeri, tetap saja sakit. Makan juga jadi sulit karena gigi rasanya ngilu untuk menggigit. Banyak yg memilih kelaparan daripada kesakitan ketika makan :D
Tapi, tingkat ngilu dan lama sakitnya berbeda-beda bagi setiap pengguna behel. Biasanya bergantung dari keparahan posisi gigi dan ketahanan si pengguna behel dalam menahan rasa sakit.
Lantaran ada kawatnya, gigi otomatis jadi cukup susah untuk dibersihkan. Agar tidak gampang terkena plak, sering-seringlah menyikat gigi apalagi setelah makan. Ada sikat gigi khusus untuk pemakai behel, harganya sekitar 20-35 ribu rupiah. Selain itu, ada juga sikat kecil untuk membersihkan sela-sela kawat. Pasta giginya juga khusus & harganya cukup mahal. Pengguna behel juga rawan terkena sariawan akibat kawat sering kali bergesekan sama dinding mulut. Jangan khawatir, ada lilin yg bisa dilekatkan di kawat jadi tidak akan menggores dinding mulut lagi. Alat-alat itu biasanya dijual di tempat praktek dokter ortodontis.
Behel Gigi
Hal yg paling penting sebelum memasang behel selain uang ialah kesiapan mental. Jangan sampai terjadi di tengah-tengah perawatan, kawat giginya dicopot akibat merasa tersiksa, tidak nyaman, terlalu lama sehingga tidak betah, ataupun alasan lainnya. Banyaklah bertanya pada teman yg sudah menggunakan behel supaya keputusan yg diambil nanti benar-benar bulat.
Orang yg harus didatangi jika mau memasang kawat gigi yaitu dokter spesialis ortodontis, bukan dokter gigi. Sebab memang harus diserahkan pada ahlinya.
Harga Behel Gigi
Mengenai biaya, silahkan hubungi dokternya langsung. Mungkin dapat ditanyakan lewat telepon. Tapi setahu saya, ada 2 macam behel yg sering ditawarkan, yaitu yg biasa & behel bersistem damon. Harga behel biasa bekisar 7 jutaan, separuh dari harga behel damon. Pembayarannya ada yg bisa diangsur sampai sepuluh kali, namun pembayaran pertama harus 50%. Ukuran dari behel damon lebih kecil. Kabarnya sih lebih bagus behel damon, lebih cepat perawatannya & mengurangi kemungkinan dicabutnya gigi. Kontrol ke dokter juga cukup 2 bulan sekali, sedangkan behel biasa harus 1 bulan sekali. Biaya setiap kali kontrol kurang lebih 150-350 ribu rupiah.
Berapa Lama Merapikan Gigi Dengan Behel
Lama perawatan menggunakan kawat gigi beragam, tergantung dari tingkat keparahan posisi gigi. Semakin parah, semakin lama. Ada yg hanya 1,5 tahun, tapi pernah saya baca ada juga yg sampai 4 tahun. Kata dokter, sebaiknya pemasangan itu dilakukan saat remaja sebab prosesnya bisa lebih cepat. Tapi, yg berusia 30 atau 40 tahun masih bisa juga.
Sebelum memulai perawatan, biasanya kalian disuruh rontgen panoramic dulu (biaya sekitar Rp100.000), kemudian dibuatkan cetakan giginya (biaya sekitar 200 ribu) & dibersihkan giginya (bayar juga, tergantung dari tingkat kekotoran gigi, sekitar 200-300 ribu). Kalau ada yg berlubang, ditambal dulu (bayar juga). Ada pula yg harga semuanya itu sudah 1 paket dengan biaya pemasangan behel.
Tak semua kasus pemasangan behel harus dicabut. Biasanya yg pakai damon, giginya tak perlu dicabut. Tetapi hal itu juga tergantung pada besar kecilnya rahang dan ukuran gigi yg dimiliki, juga mempertimbangkan wajah si pengguna behel. Jika rahangnya sempit dan giginya besar-besar, maka biasanya harus dicabut 4 gigi: 2 atas & 2 bawah, yaitu gigi-gigi di belakang taring. Jika tonggosnya lumayan parah atau giginya terlalu besar, bisa 8 gigi yg dicabut. Kata dokter, pencabutan gigi harus pada gigi yg berpasangan atas & bawah supaya fungsi menggigit bisa sempurna. Bila hanya gigi bawah yg dicabut, gusi bagian atas akan turun karena tak ada pijakannya di bawah.
Minggu-minggu pertama menggunakan behel adalah masa penderitaan. Walaupun diberi obat antinyeri, tetap saja sakit. Makan juga jadi sulit karena gigi rasanya ngilu untuk menggigit. Banyak yg memilih kelaparan daripada kesakitan ketika makan :D
Tapi, tingkat ngilu dan lama sakitnya berbeda-beda bagi setiap pengguna behel. Biasanya bergantung dari keparahan posisi gigi dan ketahanan si pengguna behel dalam menahan rasa sakit.
Lantaran ada kawatnya, gigi otomatis jadi cukup susah untuk dibersihkan. Agar tidak gampang terkena plak, sering-seringlah menyikat gigi apalagi setelah makan. Ada sikat gigi khusus untuk pemakai behel, harganya sekitar 20-35 ribu rupiah. Selain itu, ada juga sikat kecil untuk membersihkan sela-sela kawat. Pasta giginya juga khusus & harganya cukup mahal. Pengguna behel juga rawan terkena sariawan akibat kawat sering kali bergesekan sama dinding mulut. Jangan khawatir, ada lilin yg bisa dilekatkan di kawat jadi tidak akan menggores dinding mulut lagi. Alat-alat itu biasanya dijual di tempat praktek dokter ortodontis.