Berat Badan Ideal Untuk Tinggi 160

Berat Badan Ideal Untuk Tinggi 160



Mempunyai bentuk tubuh yg ramping untuk wanita atau body atletis untuk kaum pria merupakan sebuah kondisi badan yg didambakan. Tapi, persepsi langsing ataupun atletis bagi setiap orang rupanya berbeda-beda. Ada seseorang yg mungkin masih merasa terlihat gemuk padahal dari pendapat orang lain, sudah dikategorikan langsing. Guna memastikan ideal tidaknya tubuh seseorang, maka caranya adalah ditentukan dengan angka.

Berat Badan Ideal

Nah, ada berbagai cara & metode serta rumus yg bisa diaplikasikan untuk menghitung & mengukur tingkat keidealan badan seseorang, apakah tergolong ideal, kurus, gemuk, atau kegemukan. Definisi tersebut nampaknya berbeda-beda untuk banyak orang karena kalau disesuaikan dengan jenis kelamin, tinggi badan & gaya hidup, pasti hasilnya akan beraneka macam. Berikut dibawah ini disajikan sederet cara menghitung berat badan yg ideal.

1. Cara Menghitung Berat Badan Ideal dengan BMI

BMI = BB : (TB x TB)

Keterangan:
BB : Berat badan (kilogram)
TB : Tinggi badan (meter)

Misalnya, seorang pria saat ini mempunyai berat badan 62 kilogram, tinggi badannya adalah 166 centimeter. Maka, nilai BMI pria ini adalah:

BMI = 62 : (1,66 x 1,66) = 62 : 2,7556 = 22,5

Berikutnya, kategori nilai BMI tersebut dikonversi ke dalam tabel BMI versi WHO, yakni:

Standar BMI Pria
> 27 = obesitas atau kegemukan
23 - 27 = Kelebihan berat badan
17 - 23 = Berat badan ideal
< 17 = Terlalu kurus, berat badan kurang

Berdasarkan tabel di atas, bisa disimpulkan bahwa pria ini mempunyai kondisi badan yg ideal (normal).

Contohnya yang lain: Berat badan seorang remaja wanita adalah 47 kilogram dengan tinggi 163 centimeter. Nah, nilai BMI dari remaja putri ini adalah: BMI = 47 : (1,63 x 1,63) = 47 : 2,6569 = 17,7

Standar BMI Wanita
> 27 = obesitas atau kegemukan
25 - 27 = Kelebihan berat badan
18 - 25 = Berat badan ideal
< 18 = Terlalu kurus, berat badan kurang

Nah, dari tabel diatas, tubuh remaja putri ini tergolong kurus. Berdasarkan penelitian, menunjukan kalau indeks BMI lebih besar atau sama dengan 25 bisa menyebabkan munculnya berbagai risiko penyakit, seperti penyakit jantung, kanker & sejenisnya. Sebaliknya, kalau indes BMI rendah (di bawah 18) mempunyai risiko timbulnya penyakit osteorporosis.

BMI cuma sesuai digunakan untuk pria & wanita dewasa berumur 18 - 64 tahun. BMI tidak cocok digunakan untuk anak-anak, wanita hamil, orang yg sangat berotot (seperti atlet atau binaragawan) & orang tua (yg kehilangan massa otot). BMI dipakai para ahli kesehatan sebagai informasi buat mengetahui resiko gangguan kesehatan. Banyak komplikasi kesehatan mengenai berat badan seperti hipertensi, kolesterol tinggi sampai Diabetes tipe 2. Kelemahan dari perhitungan BMI ialah saat orang yg kelebihan berat badan tetapi mempunyai metabolisme yg tinggi akibat dari aktivitas yg berat. Hal itu berarti dikategorikan tidak sehat dan sebetulnya normal karena tingkat metabolisme tidak dihitung.

Nah, demikian cara mengetahui berat badan ideal untuk tubuh kalian. Untuk mendapatkan berat yg badan ideal, ada beberapa hal yg perlu kalian lakukan, misalnya: mengkonsumsi air putih yg cukup, jangan begadang, cukupi kebutuhan lemak, mengatur jam makan & porsinya (lebih sering dengan porsi sedikit adalah hal baik), mengunyah makanan sampai halus, mencukupi karbohidrat, protein, vitamin & olahraga.

Share this: