Pernahkah tiba-tiba kalian merasakan pikiran menjadi lambat, atau yg akrab disebut lemot, lola (lambat berpikir) atau sejenisnya? Atau, pernahkan ketika ditanya mengenai suatu hal yg baru saja dilihat ataupun dibicarakan, tiba-tiba kalian menjadi lupa? Jika mengalami hal itu, berarti kalian sedang terserang salah satu penyakit otak yg dinamakan lambat berpikir.
Otak Lemot
Kelemahan otak dikarenakan oleh banyak faktor, baik faktor internal ataupun eksternal. Faktor internal terkait dengan asupan nutrisi & gizi yg memang berguna untuk otak, dan faktor eksternal mengenai kebiasaan-kebiasaan perilaku & lingkunganya.
Berpikir cepat & tepat tidak lepas dari pembahasan tentang cara kerja otak & komponen otak itu sendiri. Otak manusia terdiri dari 2 belahan, yakni belahan kiri & belahan kanan, atau yg biasa disebut dengan otak kiri & kanan. Otak kiri manusia berfungsi dalam hal-hal yg berhubungan dengan rasio, logika, kemampuan menulis. Lebih tepatnya para pakar melambangkan otak kiri sebagai pusat intelligence quotient (IQ). Dan otak kanan berperan dalam perkembangan emotional quotient (EQ), misalnya komunikasi, sosialisasi, interaksi dengan manusia lain dan pengendalian emosi.
Cara Memperbaiki Otak Lemot
Bila salah satu dari kedua otak otak itu lebih sering digunakan ataupun diasah maka dimungkinkan hanya otak tersebut yg akan mendominasi. Jadi, jika otak kiri saja yg mendominasi, maka otak kanan akan cenderung diam, begitu juga sebaliknya. Karenanya hal yg penting yg harus dilakukan ialah bagaimana mensinergikan keduanya, dengan kata lain mengoptimalkan fungsi kedua otak, baik kanan ataupun kiri secara maksimal & proporsional.
Kejernihan & kecepatan otak di dalam berpikir juga akan banyak bergantung dari kebiasaan sehari-hari yg kalian lakukakan & asupan nutrisi yg didapat dari tubuh. Ada beberapa kebiasaan buruk yg biasanya masih sering kita lakukan yg sebetulnya sangat berdampak buruk untuk kesehatan otak, seperti merokok, mengonsumsi minuman beralkohol, memakai obat terlarang, begadang malam, sampai kebiasaan makan yg berlebihan juga menjadi pantangan yg harus dihindari. Bagaimanapun, zat-zat yg ada di dalam rokok atau obat terlarang akan sangat mengganggu fungsi kerja otak, begitu pula lemak yg berlebihan yg kalian konsumsi ketika makan. Karenanya harus kalian hindari.
Adapun nutrisi makanan yg baik & sangat dibutuhkan otak antara lain membiasakan diri mengonsumsi buah & sayur-sayuran hijau, kacang-kacangan dan juga ikan. Ikan mengandung banyak protein yg sangat dibutuhkan otak, dengan banyak mengonsumsi ikan, otak kita akan senantiasa sehat & terjaga.
Tips melatih otak agar berpikir lebih cepat & tanggap, salah satunya ialah dengan bermain teka-teki silang, bermain teka-teki silang bukan hanya bisa mengisi waktu tenggang tentu akan sangat berguna mengasah ketajaman berpikir otak, otak bakal terus dipaksa untuk teliti & belajar mengklasifikasikan hal hal baru sesuai dari petunjuk permainan, dengan begitu otak akan selalu terlatih agar berpikir cepat & tanggap.
Rajin berjalan kaki, berjalan kaki juga bisa membantu memperkuat tulang, mengontrol berat badan dan memperbaiki kondisi jantung serta paru-paru, dengan begitu akan sangat berpengaruh pada fungsi & kerja otak. Jalan kaki bisa meningkatkan sirkuit koneksitas & fungsi kerja otak ketika berpikir. Jalan kaki kecepatan sedang selama 40 menit, setiap 3 kali seminggu, akan sangat membantu untuk meningkatkan fungsi otak, khususnya untuk orang-orang lanjut usia.
Otak Lemot
Kelemahan otak dikarenakan oleh banyak faktor, baik faktor internal ataupun eksternal. Faktor internal terkait dengan asupan nutrisi & gizi yg memang berguna untuk otak, dan faktor eksternal mengenai kebiasaan-kebiasaan perilaku & lingkunganya.
Berpikir cepat & tepat tidak lepas dari pembahasan tentang cara kerja otak & komponen otak itu sendiri. Otak manusia terdiri dari 2 belahan, yakni belahan kiri & belahan kanan, atau yg biasa disebut dengan otak kiri & kanan. Otak kiri manusia berfungsi dalam hal-hal yg berhubungan dengan rasio, logika, kemampuan menulis. Lebih tepatnya para pakar melambangkan otak kiri sebagai pusat intelligence quotient (IQ). Dan otak kanan berperan dalam perkembangan emotional quotient (EQ), misalnya komunikasi, sosialisasi, interaksi dengan manusia lain dan pengendalian emosi.
Cara Memperbaiki Otak Lemot
Bila salah satu dari kedua otak otak itu lebih sering digunakan ataupun diasah maka dimungkinkan hanya otak tersebut yg akan mendominasi. Jadi, jika otak kiri saja yg mendominasi, maka otak kanan akan cenderung diam, begitu juga sebaliknya. Karenanya hal yg penting yg harus dilakukan ialah bagaimana mensinergikan keduanya, dengan kata lain mengoptimalkan fungsi kedua otak, baik kanan ataupun kiri secara maksimal & proporsional.
Kejernihan & kecepatan otak di dalam berpikir juga akan banyak bergantung dari kebiasaan sehari-hari yg kalian lakukakan & asupan nutrisi yg didapat dari tubuh. Ada beberapa kebiasaan buruk yg biasanya masih sering kita lakukan yg sebetulnya sangat berdampak buruk untuk kesehatan otak, seperti merokok, mengonsumsi minuman beralkohol, memakai obat terlarang, begadang malam, sampai kebiasaan makan yg berlebihan juga menjadi pantangan yg harus dihindari. Bagaimanapun, zat-zat yg ada di dalam rokok atau obat terlarang akan sangat mengganggu fungsi kerja otak, begitu pula lemak yg berlebihan yg kalian konsumsi ketika makan. Karenanya harus kalian hindari.
Adapun nutrisi makanan yg baik & sangat dibutuhkan otak antara lain membiasakan diri mengonsumsi buah & sayur-sayuran hijau, kacang-kacangan dan juga ikan. Ikan mengandung banyak protein yg sangat dibutuhkan otak, dengan banyak mengonsumsi ikan, otak kita akan senantiasa sehat & terjaga.
Tips melatih otak agar berpikir lebih cepat & tanggap, salah satunya ialah dengan bermain teka-teki silang, bermain teka-teki silang bukan hanya bisa mengisi waktu tenggang tentu akan sangat berguna mengasah ketajaman berpikir otak, otak bakal terus dipaksa untuk teliti & belajar mengklasifikasikan hal hal baru sesuai dari petunjuk permainan, dengan begitu otak akan selalu terlatih agar berpikir cepat & tanggap.
Rajin berjalan kaki, berjalan kaki juga bisa membantu memperkuat tulang, mengontrol berat badan dan memperbaiki kondisi jantung serta paru-paru, dengan begitu akan sangat berpengaruh pada fungsi & kerja otak. Jalan kaki bisa meningkatkan sirkuit koneksitas & fungsi kerja otak ketika berpikir. Jalan kaki kecepatan sedang selama 40 menit, setiap 3 kali seminggu, akan sangat membantu untuk meningkatkan fungsi otak, khususnya untuk orang-orang lanjut usia.